Mata Bekasi Indonesia||Kab Bekasi– Kegiatan monitoring Rapat Minggon Tahun 2025 Kecamatan Sukatani berlangsung pada Rabu (26/11/2025) pukul 09.00 WIB di Aula Kantor Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Agenda rutin tersebut dihadiri sejumlah unsur Forkopimcam, perangkat desa, serta jajaran aparatur kecamatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Sukatani AKP Nano Indratno, SE, Danramil 010 Sukatani Mayor Inf Usep S, Camat Sukatani Drs. Agus Dahlan, MM, Sekcam Sukatani H.M. Soleh, S.Ag, para Kepala Desa, Ketua BPD se-Kecamatan Sukatani, serta aparatur kecamatan dan desa.

Dalam sambutannya, Camat Sukatani Drs. Agus Dahlan, MM menyampaikan sejumlah agenda strategis, salah satunya terkait rencana pembangunan Koperasi Merah Putih di wilayah Kecamatan Sukatani. Ia menjelaskan bahwa saat ini masih terdapat sejumlah kendala di tingkat desa, terutama terkait status dan kejelasan kepemilikan lahan.
“Beberapa dokumen perlu diverifikasi ulang agar tidak terjadi tumpang tindih maupun klaim pihak lain,” ujarnya. Hal ini dilakukan agar pembangunan dapat berjalan sesuai aturan dan menghindari potensi sengketa di kemudian hari.
Selain itu, Camat Sukatani juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mengadakan musyawarah desa bersama tokoh masyarakat untuk membahas prioritas pembangunan dan pengelolaan anggaran tahun mendatang. Ia turut menyoroti pentingnya program ketahanan pangan, seperti peningkatan produktivitas pertanian dan pemanfaatan lahan secara optimal.
Kapolsek Sukatani AKP Nano Indratno, SE menegaskan pentingnya kesiapan semua unsur keamanan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia meminta peningkatan koordinasi demi memastikan umat Nasrani dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur desa yang telah menjaga keamanan wilayah, terutama dalam mencegah aksi tawuran,” ujarnya.
Danramil 010 Sukatani: TNI Turut Dampingi Program Koperasi Merah Putih
Danramil 010 Sukatani Mayor Inf Usep S menambahkan bahwa TNI turut terlibat dalam pendampingan pembangunan Koperasi Merah Putih. Ia menjelaskan bahwa Wakil Panglima TNI telah ditunjuk untuk mendampingi program tersebut agar pelaksanaannya tertib dan terkoordinasi.
Mayor Inf Usep S juga menekankan pentingnya verifikasi status lahan sebelum pembangunan dilakukan. “Penataan administrasi harus jelas agar tidak menimbulkan sengketa,” ucapnya.
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, kemudian ditutup dengan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan selesai pukul 11.00 WIB dengan situasi aman dan kondusif.













