KriminalTNI/POLIRI

Unit Reskrim Polsek Tambun Selatan Bongkar Dugaan Jaringan Curanmor, Sita Senjata Api Rakitan dan Puluhan Peluru

15
×

Unit Reskrim Polsek Tambun Selatan Bongkar Dugaan Jaringan Curanmor, Sita Senjata Api Rakitan dan Puluhan Peluru

Sebarkan artikel ini
Oplus_0

Mata Bekasi Indonesia||Kabupaten Bekasi — Unit Reskrim Polsek Tambun Selatan berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dalam pengembangan penyelidikan, polisi turut menemukan sejumlah barang berbahaya berupa senjata api rakitan, amunisi, senjata tajam, hingga alat yang diduga digunakan untuk melakukan aksi kejahatan.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan pencurian sepeda motor pada Selasa (19/05/2026). Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan tiga pria berinisial B, U, dan J yang diduga terlibat dalam perkara tersebut dengan peran yang berbeda-beda.

 

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan kasus, polisi menemukan satu pucuk senjata api rakitan berisi enam butir peluru yang diduga dimiliki salah satu terduga pelaku. Penemuan itu diperoleh setelah petugas melakukan penelusuran lanjutan berdasarkan informasi hasil interogasi di lapangan.

 

Selain senjata api rakitan, aparat juga menyita berbagai barang bukti lain, di antaranya puluhan butir peluru berbagai jenis, dua buah kunci letter T, alat yang diduga digunakan untuk merusak rumah kunci kendaraan, satu bilah pisau belati, satu bilah sangkur, serta dua unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

 

Kapolres Metro Bekasi menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas kejahatan jalanan sekaligus mendalami kemungkinan adanya tindak pidana lain yang berkaitan dengan kepemilikan senjata api dan amunisi ilegal.

 

“Setiap barang bukti yang ditemukan akan didalami secara menyeluruh, termasuk kemungkinan adanya keterkaitan dengan perkara lain maupun pihak-pihak yang terlibat,” ujar pihak kepolisian.

 

Saat ini, ketiga terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Tambun Selatan. Penyidik juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan curanmor maupun unsur pidana lain dalam kasus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *