TNI/POLIRI

Polsek Tambun Selatan Gelar FGD Kamtibmas, Bahas Solusi Kolaboratif Tangkal Gangguan Keamanan

71
×

Polsek Tambun Selatan Gelar FGD Kamtibmas, Bahas Solusi Kolaboratif Tangkal Gangguan Keamanan

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Matabekasiindonesia||Kab Bekasi –

Polsek Tambun Selatan menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama unsur Forkopimcam Tambun Selatan dan Tambun Utara, Rabu pagi (09/07/2025). Bertempat di Aula Mako Polsek Tambun Selatan, Jl. Sultan Hasanudin, Mekarsari, kegiatan ini mengusung tema “Pemolisian Kolaboratif untuk Mencegah Gangguan Kamtibmas di Wilayah Polsek Tambun Selatan.”

 

FGD turut dihadiri oleh unsur Muspika, perwakilan Pemerintah Desa, serta Karang Taruna dari wilayah Tambun Selatan dan Tambun Utara. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menjaring masukan dan membangun sinergitas lintas sektor dalam menjaga ketertiban masyarakat.

Oplus_131072

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, dalam sambutannya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil evaluasi selama lima bulan bertugas, tren gangguan Kamtibmas di wilayahnya masih didominasi oleh kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua.

 

“Permasalahan yang dominan adalah gangguan Kamtibmas dan persoalan sosial masyarakat. Melalui FGD ini, kami berharap mendapatkan saran dan masukan dari unsur pemerintahan dan pemuda untuk mencari solusi konkret bersama,” ujar Kompol Wuryanti seusai memimpin FGD.

 

Dari diskusi yang berlangsung, diperoleh 15 rekomendasi dari para peserta yang dinilai rasional dan memungkinkan untuk segera diimplementasikan. Salah satunya adalah mengaktifkan kembali patroli rayonisasi gabungan di tiga desa, yang terbukti efektif saat pelaksanaannya pada bulan Ramadan lalu.

 

“Kami sepakat mengintensifkan patroli bersama antara pemdes dan karang taruna. Ini adalah langkah konkret yang bisa langsung dikerjakan demi mencegah gangguan Kamtibmas,” tambah Kompol Wuryanti.

 

Camat Tambun Selatan, Sopian Hadi, memberikan apresiasi terhadap inisiatif Polsek Tambun Selatan yang menggagas FGD ini. Ia menegaskan bahwa isu Kamtibmas adalah tanggung jawab bersama antara aparat dan masyarakat.

 

“Sinergi tiga pilar bersama pemerintah desa merupakan langkah nyata. Upaya preventif bisa dilakukan melalui sosialisasi atau pemasangan spanduk di ruang publik,” tutur Sopian.

 

Ia juga mengungkapkan dukungan para kepala desa terhadap program pengaktifan kembali siskamling, serta komitmen untuk mengecek ulang perizinan warung-warung yang menjual minuman keras di wilayah tersebut.

 

Sementara itu, Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti, menekankan pentingnya komunikasi lintas sektor dalam menjaga keamanan, terutama di area perumahan yang masih minim penghuni.

 

“Wilayah kami memiliki banyak perumahan kosong yang kerap dijadikan ajang balap liar. Kami selalu patroli bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Satpam,” kata Pipit.

 

Ia bahkan berencana membuat arena balap motor bersama Kepala Desa Lambangjaya dan pihak Grand Wisata, guna menyalurkan minat generasi muda ke arah yang positif.

FGD ini menjadi bukti keseriusan Polsek Tambun Selatan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan semangat kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kondusifitas wilayah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *