Beranda

Camat Pebayuran Dampingi Plt Bupati Bekasi Monitoring Normalisasi BKG Di Wilayah Kecamatan Pebayuran Pastikan Aliran Air Lancar

84
×

Camat Pebayuran Dampingi Plt Bupati Bekasi Monitoring Normalisasi BKG Di Wilayah Kecamatan Pebayuran Pastikan Aliran Air Lancar

Sebarkan artikel ini

Pebayuran Bekasi – Upaya memastikan ketersediaan dan kelancaran aliran air bagi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Plt Bupati Bekasi bersama jajaran terkait turun langsung melakukan monitoring normalisasi sekaligus mengecek jalannya aliran air di sejumlah titik saluran BKG 15, 16, 20 hingga 30, wilayah Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (2/9/2026).

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Plt Bupati Bekasi didampingi Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha, Kasi Trantib Kecamatan Pebayuran Aan Rohimat, serta jajaran perangkat daerah dan instansi terkait.

Turut hadir Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Pelaksana BPBD, BBWS Kabupaten Bekasi, serta PJT Kabupaten Bekasi.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi saluran, progres normalisasi, sekaligus memastikan aliran air dapat berjalan dengan baik menuju wilayah yang membutuhkan.

Hasyim Adnan Adha, Camat Pebayuran, mengatakan monitoring bersama tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kondisi saluran air di wilayah Kecamatan Pebayuran dapat berfungsi secara optimal.

Menurutnya, normalisasi saluran menjadi salah satu langkah penting untuk memperlancar distribusi air, khususnya bagi masyarakat dan sektor pertanian yang sangat bergantung pada ketersediaan air.

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan jalannya air di saluran BKG dapat berjalan dengan baik. Kami bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus melakukan pengecekan di lapangan agar kendala yang ditemukan bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Hasyim.

Sambung Hasyim, koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat agar proses normalisasi berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Ia berharap setelah dilakukan normalisasi, aliran air dapat semakin lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kecamatan Pebayuran, terutama para petani yang membutuhkan pasokan air untuk lahan pertanian.

“Harapannya, dengan normalisasi dan pengawasan bersama ini, aliran air bisa lebih lancar dan kebutuhan masyarakat, khususnya petani, dapat terpenuhi. Pemerintah Kecamatan Pebayuran akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi teknis terkait,” tegasnya.

Monitoring di lapangan ini sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pengelolaan saluran air dan kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Pebayuran.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, instansi teknis, BBWS hingga PJT, diharapkan persoalan aliran air dapat ditangani secara bertahap dan optimal.

(Ling)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *